TAPAK TAPAK BISU ( bag.8 )
selangkah demi selangkah
payah....
keluh kesah tlah sirna terbawa peluh membasah raga
malam ini tanpa sisa air menggenang
hanya serpihan embun sedikit mengelus wajah
lalu satu satu berkarung dan kotak kotak berpindah
terpanggul, terangkut dan berangsur terbagi bagi disisi pasar
Tapak Tapak Bisu
seduh kopi tlah tersedia untukmu
mulaikan celoteh indah harimu
atas tatap mata malam yang betselimut dingin
pada meteka yang suka menipu diri dengan dengus nafsu tanpa malu
dialas lincak lincak bergoyang karena ulah meteka
demi beberapa lembar uang
dan bau miras miras pelepas ingatan
hingga lipatan lipatan itu menjadi tradisi "gila"
mengatas namakan bekerja....
iya...mereka bekerja menjual harga diri
yang digadai dengan nafsu sahwat
lalu iman itu melarat dan melorot ikuti lepasnya baju baju
Tapak Tapak Bisu
ayo hangatkan subuhmu bersamaku......
Disini ditepi sisi pasar ini...
Abjad Tak Beraturan
28/01/2013
Syair Jiwa Mati
selangkah demi selangkah
payah....
keluh kesah tlah sirna terbawa peluh membasah raga
malam ini tanpa sisa air menggenang
hanya serpihan embun sedikit mengelus wajah
lalu satu satu berkarung dan kotak kotak berpindah
terpanggul, terangkut dan berangsur terbagi bagi disisi pasar
Tapak Tapak Bisu
seduh kopi tlah tersedia untukmu
mulaikan celoteh indah harimu
atas tatap mata malam yang betselimut dingin
pada meteka yang suka menipu diri dengan dengus nafsu tanpa malu
dialas lincak lincak bergoyang karena ulah meteka
demi beberapa lembar uang
dan bau miras miras pelepas ingatan
hingga lipatan lipatan itu menjadi tradisi "gila"
mengatas namakan bekerja....
iya...mereka bekerja menjual harga diri
yang digadai dengan nafsu sahwat
lalu iman itu melarat dan melorot ikuti lepasnya baju baju
Tapak Tapak Bisu
ayo hangatkan subuhmu bersamaku......
Disini ditepi sisi pasar ini...
Abjad Tak Beraturan
28/01/2013
Syair Jiwa Mati
Tidak ada komentar:
Posting Komentar