TAPAK SUCI di SENJA HARI
berbasah diri
takkan lelah ku relungi naungan waktu-Mu
walau rinai gerimis memayungi cakrawala senja
relakan ragaku terguyur air ni'mat hujan
biarkanlah....
jeruji hari memangkas waktu
menyelesaikan wajibnya ikhtiar
hanya Asa ku berujar tuk mengejar segenggam bulir bulir beras yang tertebar
masih jadi rahasia takdir dari Yang Kuasa
relakan.....
memapah lampah laku menuju
dibilangan senja memutih
tak pendar pudar nian semangat
walau gigil beserta dideru badan tersapu angin
surga itu tersimpan diselip sisa waktu kelak
saat kita berpanen atas jerih payah
tertuntun ku digurat rindu
saat jamuan sepiring nanti datang
setulus mengharap ridho-Nya
dan aku bersuka ria
kala senyum sapa itu datang dari mereka
yang mengharapkan segenap tenaga dan jiwa
di tapak tapakku berjanji
membuat diri sedikit berarti
untukku yang aku sayangi......
Abjad Tak Beraturan
28/01/2013
Syair Jiwa Mati
berbasah diri
takkan lelah ku relungi naungan waktu-Mu
walau rinai gerimis memayungi cakrawala senja
relakan ragaku terguyur air ni'mat hujan
biarkanlah....
jeruji hari memangkas waktu
menyelesaikan wajibnya ikhtiar
hanya Asa ku berujar tuk mengejar segenggam bulir bulir beras yang tertebar
masih jadi rahasia takdir dari Yang Kuasa
relakan.....
memapah lampah laku menuju
dibilangan senja memutih
tak pendar pudar nian semangat
walau gigil beserta dideru badan tersapu angin
surga itu tersimpan diselip sisa waktu kelak
saat kita berpanen atas jerih payah
tertuntun ku digurat rindu
saat jamuan sepiring nanti datang
setulus mengharap ridho-Nya
dan aku bersuka ria
kala senyum sapa itu datang dari mereka
yang mengharapkan segenap tenaga dan jiwa
di tapak tapakku berjanji
membuat diri sedikit berarti
untukku yang aku sayangi......
Abjad Tak Beraturan
28/01/2013
Syair Jiwa Mati
Tidak ada komentar:
Posting Komentar