- SETAHUN DITAPAL BATAS
jejari jam penunjuk waktu
tak terasa pesanku sadah setahun berlalu
engkau yang ada direrimbun bunga nirwana
ternyata terketuk pintu hatimu
kabar yang kutitipka pada sang waktu
berama sepoi angin lalu
sekiranya aku sendiri sudah tidak ada berharap
dan sisa menunggu tertinggal ditapall batas
kemarin....
dengan ucap salam mu
aku seperti menerima wahyu
jawaban atas do'a do'a petang hingga malam berlalu
dan bahagia hadir kembali
senyumku kulum mengembang
kernyit dahi berganti
bahkan lunglai tangkai hati ini mulai segar kembali
karena siram sapa manja
atas warta sehat beserta
dan rindumu yang teroyak jerit kangenku
kini...
bisu penaku berganti
aksar pemahat hati menepati janji
jejak tapak pengganti ruas kecewa
dan aku berbunga
pasung rindu kini mulai terkikis
terima kasih atas senyum sapamu, manis
Jejak Pena Bisu
050113
Singgasana MalamPUALAM SENJA
saat kau jauh tak sini aku masih setia
sejauh awan di atas mega mega
rinduku masih terkatung oleh waktu
tahukah kau kekasih aku menanti dalam sepi
seperti serpihan hati ini
perih nyanyian jiwaku saat tintamu tak ku temukan
bila air mata mata sebagai pengantinya kurela ini untukmu
bila luka sayat sebagai obatmu ku rela pedihku untukmu
namun liatlah senja itu yang setia akan gelapnya malam
yang tak pernah meminta bulan terangi
dan matahari yang setia pada pagi
bilakah engkau ada di antara pualam malam
jemputlah aku dalam penantian panjang
sebelom ku menghilang dari senja yang pernah ada diantara jemputan malam
bukankah engkau pernah bilang jika aksaraku menghilang bukan ku tak pulang namun tintakuku ada kau simpan aku tak pernah benar benar bisa menghilang walau pualam senja telah berpulang
Sabtu, 02 Februari 2013
SETAHUN DITAPAL BATAS
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar