Sabtu, 02 Februari 2013

SETAHUN DITAPAL BATAS

  1. SETAHUN DITAPAL BATAS
    jejari jam penunjuk waktu
    tak terasa pesanku sadah setahun berlalu
    engkau yang ada direrimbun bunga nirwana
    ternyata terketuk pintu hatimu

    kabar yang kutitipka pada sang waktu
    berama sepoi angin lalu
    sekiranya aku sendiri sudah tidak ada berharap
    dan sisa menunggu tertinggal ditapall batas

    kemarin....
    dengan ucap salam mu
    aku seperti menerima wahyu
    jawaban atas do'a do'a petang hingga malam berlalu
    dan bahagia hadir kembali

    senyumku kulum mengembang
    kernyit dahi berganti
    bahkan lunglai tangkai hati ini mulai segar kembali
    karena siram sapa manja
    atas warta sehat beserta
    dan rindumu yang teroyak jerit kangenku

    kini...
    bisu penaku berganti
    aksar pemahat hati menepati janji
    jejak tapak pengganti ruas kecewa
    dan aku berbunga
    pasung rindu kini mulai terkikis
    terima kasih atas senyum sapamu, manis


    Jejak Pena Bisu
    050113
    Singgasana Malam
     
     
    PUALAM SENJA

    saat kau jauh tak sini aku masih setia
    sejauh awan di atas mega mega
    rinduku masih terkatung oleh waktu

    tahukah kau kekasih aku menanti dalam sepi
    seperti serpihan hati ini
    perih nyanyian jiwaku saat tintamu tak ku temukan

    bila air mata mata sebagai pengantinya kurela ini untukmu
    bila luka sayat sebagai obatmu ku rela pedihku untukmu

    namun liatlah senja itu yang setia akan gelapnya malam
    yang tak pernah meminta bulan terangi
    dan matahari yang setia pada pagi
    bilakah engkau ada di antara pualam malam

    jemputlah aku dalam penantian panjang
    sebelom ku menghilang dari senja yang pernah ada diantara jemputan malam

    bukankah engkau pernah bilang jika aksaraku menghilang bukan ku tak pulang namun tintakuku ada kau simpan aku tak pernah benar benar bisa menghilang walau pualam senja telah berpulang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar