PERTAMA AKU MAU ITU KAMU
menuntun pada jalan berpijak
lalu ku lepar yang memuakkan
apa yang ada ditangan
aku jengkel dengan keadaan
sesak sesali diri
lari ku tepikan hati
darimu orang yang aku cintai
aku tak bisa menggapaimu kembali
hanya bilur sesal lobangi jiwa mati
tetes tetes menemani
luruhku pada-Mu yaa rabbi
bila semua harus aku dapat raih
pertama aku mau kamu
bila semua bisa aku memeastikan
pertama aku mau itu kamu
bilakah cinta itu nyata dan bisa
pertama aku mau itu kamu
tak bisa...
pasak pasak sudah dipancang
tiang tiang sudah berdiri disini diraga yang hanya sebiji
segenggam darah hati tak akan mati
tapi segenggam darah juga musti dibagi bagi
membelahnya menjadi bagian dari jiwa
menjaga kehormatan sebagai manusia
menjadi utama di hadapan TUHAN-Ku
dan pertama itu kamu
atas lafas do'a kebahagianmu.....
Jejak Pena Bisu
070113
Hkng
menuntun pada jalan berpijak
lalu ku lepar yang memuakkan
apa yang ada ditangan
aku jengkel dengan keadaan
sesak sesali diri
lari ku tepikan hati
darimu orang yang aku cintai
aku tak bisa menggapaimu kembali
hanya bilur sesal lobangi jiwa mati
tetes tetes menemani
luruhku pada-Mu yaa rabbi
bila semua harus aku dapat raih
pertama aku mau kamu
bila semua bisa aku memeastikan
pertama aku mau itu kamu
bilakah cinta itu nyata dan bisa
pertama aku mau itu kamu
tak bisa...
pasak pasak sudah dipancang
tiang tiang sudah berdiri disini diraga yang hanya sebiji
segenggam darah hati tak akan mati
tapi segenggam darah juga musti dibagi bagi
membelahnya menjadi bagian dari jiwa
menjaga kehormatan sebagai manusia
menjadi utama di hadapan TUHAN-Ku
dan pertama itu kamu
atas lafas do'a kebahagianmu.....
Jejak Pena Bisu
070113
Hkng
DIRIMU dan DIRIKU
jejari masih terlipat disela ketiak
dingin masih merajam
katup mata enggan membelalak
aku diam diantara gurantan batas bayang
dirimu...
memeras yakin dipilihan
tak bisa tentukan antara yang baik jadi terbaik
gamang melangkah dari gambaran semata
inikah maya dunia petikku
lunglai keengganan jiwa menyemai
dirimu...
pernah membelah belah rasa maduku
terkocar kacir diombang ambing perasan rasa
tak juga bisa memilah diantara sesama
penaku bukan tak bertinta
tapi aksara yang memaksa tiada makna
ada ku...
belum pernah mencoba memaksa
bukan asmara bila menghendaki ego utama
hanya balutan sedih dari dera Cinta
dan aku tak mau engkau menerima
karena tulusnya hati ingin memberi
bukan meminta dikasihani
Jejak Pena Bisu
070113
Hkng
jejari masih terlipat disela ketiak
dingin masih merajam
katup mata enggan membelalak
aku diam diantara gurantan batas bayang
dirimu...
memeras yakin dipilihan
tak bisa tentukan antara yang baik jadi terbaik
gamang melangkah dari gambaran semata
inikah maya dunia petikku
lunglai keengganan jiwa menyemai
dirimu...
pernah membelah belah rasa maduku
terkocar kacir diombang ambing perasan rasa
tak juga bisa memilah diantara sesama
penaku bukan tak bertinta
tapi aksara yang memaksa tiada makna
ada ku...
belum pernah mencoba memaksa
bukan asmara bila menghendaki ego utama
hanya balutan sedih dari dera Cinta
dan aku tak mau engkau menerima
karena tulusnya hati ingin memberi
bukan meminta dikasihani
Jejak Pena Bisu
070113
Hkng

Tidak ada komentar:
Posting Komentar