- NOSTALGIA TERAKHIR
Terhempas badai raksasa
jenuh penuh luka
semilir sinis menyapa
namum bukan getaran jiwa
awan kelabu mulai berarak
gemersik terdengar tawa anak anak lari berkeliaran
puing puing keyakinan itu ku kumpul
entah kemana arah ku tuju
seperti musafir yang membawa diri
dadaku bagai di palu palu
menahan debaran sendu
suara hatiku menjerit jerit pilu
fikiranku menerawang jauh ke nirwana pagi
sudah tiba masanya aku pergi
aku mati dengan nostalgia ini
terlalu jauh kau pergi
hingga aku tak sanggup menanti
singapura 30122012AKU SENDIRI
oleh : Abjad Tak Beraturan
kemarin masih bergurau
tentang Senja...
kini semai teman ku sudah mati
hanya sisa janji diranting hati yang mengering
kuncup berguguran bersama katup sang mentari
dan aku sendiri
kemarin masih menyapa
tentang senja
lerai satu satu hilang dari bisu tawamu
hanya sisa bunga yang berguguran ditanah
pupus sudah tak mau bersemi
dan aku sendiri
kemarin masih bersama
menanti senja....
riuh gelak tawa ramai ramai suka suka
hanya sisa bekas tangisan saja
kenapa engkau tega melakukannya'
dan aku sendiri
senja kali ini kututup berbeda
menanti rona memerah di cakrawala dan Jingga
kusisakan senyum sapa untuk kalian semua
yang telah tiada disini
karena aku sendiri - Jejak Pena Bisu
jejak....
bececer tempat berpijak
namun bila malam kita menginjak
hanya sisakan gelap hitam tak berbekas
siapkan lentara biarkan sedikit terlihat
buka mata bathin iklas dirasa
pena.....
apabila sisa tinta ada
tuangkan saja dalam aksara bermakna
singkirkan ambigu nafsu dunia fana
luruskan hati pada niat yang suci
abjad terukir saudarapun hadir
berjabat insallaah menjadi sahabat......
Bisu...
diam hening malam belalu
pena dituang tinggalkan aksara sahdu
bilur bilur rindu tertuang satau satu
pena bisu menjadi kata penentu
Jajak pena bisu...
hanya wakil kata luapan jiwa
beraksara dari jiwa mati rasa
tinggalkan bait bait puisi cinta terlena
dan kecewa itu sudah sirna
aku mulai bermain aksara da n makna.......
jejak pena bisu
030112
Singpur
sepotong semangat
yang masih engkau semat
selalu ku ingat
sebuah pesan amanat
biar...
bilur luka menggores
tinta tetap menetes lalu mengering jadi tulisan
berabjad ku pajang di halaman syair
dan engkau tau inilah takdir
sudahlah...
semua semau ku
biarkan inginku terpacu dari rindu
yang akan menorehkan jejak
walau masih bisu
tak mengapa
karena aku sudah berusaha......
abjad tak beraturan
030113
wonogiri
Sabtu, 02 Februari 2013
NOSTALGIA TERAKHIR
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar