Kamis, 31 Januari 2013

SEPUTIH KRYSAN TERTIUP ANGIN

Seputih Bunga Krysan,Tertiup Angin

sepoi angin membawaku pada lapang ilalang
ditengah padang rumput bergoyang ikuti irama gendang alam
lagak gaya bak peremuan
bermanja lompat kiri dan kanan

riang senang hingga terlupakan
setangkai bunga rumput liar terpegang ditangan
putih indah merekah semestinya tapi sayang
bunga pujaan sudah tinggal kenangan

memori itu menari nari bersama ombak yang bernyanyi
suara merdu sang pujangga membuai angan
dendangkan syair syair rayuan
kuterbuai serasa melayang di negeri awan

elok nian bait syair sang pujangga merdu mendayu lukisan hati nan sendu
tangis pilu bukan menghibur qolbu
bunga teriup angin berlalu surai senyum
menghias bibir walau kelam masih menyulam

bungaku pun tak terasa habis terterpa sang Bayu
sisa tangis penyesalan dalam dada
pada titik rinduku tak bertepi rindu ini tetap ku miliki
walau malam menjelma suram bunga tetap ku gemgam

tangkai bunga bersisa tangkai ditangan
sang bulir bulir beterbangan ke Langit biru
hingga sisa sisa rindu yang gagu
malu mengaku kalau cinta telah berlalu



Abjad Tak Beraturan
from with my notes

Tidak ada komentar:

Posting Komentar